[LiVE KAJiAN TEMATiK] Ramadhan Bersama Keluarga

[LiVE KAJiAN TEMATiK] Ramadhan Bersama Keluarga
BismillahirRahmanirRahim

Google Ai (Mode) Overview


Kajian tematik "Ramadhan Bersama Keluarga" merupakan seri pembelajaran yang fokus pada cara memaksimalkan momen ibadah kolektif di dalam rumah tangga agar Ramadhan terasa lebih bermakna dan penuh harmoni.
Berikut detail pelaksanaan dan poin-poin utamanya:

Jadwal & Akses Kajian
  • Waktu Pelaksanaan: Sabtu, 21 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WiB.
  • Lokasi: Masjid Al-Irsyad Satya, Kota Baru Parahyangan.
  • Media Digital: Siaran langsung dan rekaman tersedia di channel Aam Amirudin Official.
Fokus Pembahasan dalam Syariat Ustadz Aam menekankan bahwa keluarga adalah unit terkecil untuk membangun ketaqwaan selama Ramadhan melalui beberapa langkah aktualisasi:
  1. Membangun "Baiti Jannati" di Bulan Suci: Menjadikan rumah sebagai pusat ibadah yang tenang, lapang, dan saling menguatkan antar anggota keluarga.
  2. Manajemen Ibadah Bersama: Mengatur jadwal tilawah Al-Qur'an, tarawih berjamaah, dan sahur bersama sebagai sarana mempererat ikatan emosional dan spiritual.
  3. Edukasi Ramadhan untuk Anak: Cara mengenalkan makna puasa kepada anak tanpa drama, sehingga ibadah menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi mereka.
  4. Menjaga Keharmonisan: Mengingatkan pentingnya menjaga lisan dan kesabaran di tengah kondisi fisik yang lelah saat berpuasa agar tidak terjadi konflik dalam rumah tangga.
  5. Fiqih Keluarga di Bulan Ramadhan: Memahami aturan khusus seperti hukum berhubungan suami istri di siang hari dan konsekuensi kifarat (denda) jika terjadi pelanggaran sengaja.
Kajian ini bertujuan agar Ramadhan tidak hanya menjadi rutinitas menahan lapar secara individu, tetapi menjadi momentum transformasi bagi seluruh anggota keluarga.

Menghidupkan suasana Ramadan bersama anak-anak memerlukan pendekatan yang edukatif sekaligus menyenangkan agar mereka tidak merasa puasa sebagai beban. Berdasarkan arahan Ustadz Aam Amirudin, berikut adalah beberapa kegiatan praktis yang bisa Anda terapkan di rumah:
  1. Membuat "Pohon Target Ramadan"
    Ajak anak membuat visualisasi target ibadah mereka.
    • Cara: Gambar pohon besar di karton. Setiap kali anak selesai salat 5 waktu, membaca Al-Qur'an, atau puasa penuh, mereka berhak menempelkan "stiker buah" atau mewarnai satu daun.
    • Tujuan: Memberikan apresiasi visual atas usaha mereka dan melatih kedisiplinan sejak dini.
  2. Sesi "Kisah Menjelang Berbuka" (Storytelling)
    Ganti waktu menonton TV/gadget sebelum berbuka dengan bercerita.
    • Topik: Kisah kepahlawanan Nabi, keajaiban ciptaan Allah, atau cerita sahabat Nabi yang inspiratif.
    • Tips: Gunakan buku cerita bergambar atau alat peraga sederhana agar anak lebih antusias.
  3. Libatkan dalam Persiapan Sahur & Buka
    Memberikan peran kecil kepada anak akan membuat mereka merasa dihargai.
    • Kegiatan: Meminta mereka menata meja makan, menghitung jumlah kurma untuk anggota keluarga, atau membantu mengaduk minuman.
    • Nilai Syariat: Melatih kemandirian dan rasa syukur atas rezeki makanan yang ada.
  4. Agenda "Ramadan Berbagi" (Charity Day)
    Ajarkan empati secara langsung melalui tindakan nyata.
    • Cara: Siapkan kotak celengan khusus Ramadan. Ajak anak menyisihkan uang jajan mereka setiap hari. Di akhir pekan, ajak mereka mengantarkan langsung uang tersebut atau berupa paket takjil ke panti asuhan atau tetangga yang membutuhkan.
    • Tujuan: Mengaktualisasikan nilai zakat dan sedekah dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Itikaf Keluarga & Tahajud Ringan
    Membangun kemesraan spiritual antara orang tua dan anak.
    • Cara: Di 10 malam terakhir, ajak anak bangun sedikit lebih awal sebelum sahur untuk salat sunnah 2 rakaat bersama. Tidak perlu durasi lama, yang terpenting adalah pengenalan suasana ibadah di malam hari.
  6. Dekorasi Sudut Ibadah
    Berikan area khusus di rumah sebagai "Mushola Keluarga".
    • Kegiatan: Bersama anak, hias sudut tersebut dengan lampu gantung, sajadah yang rapi, dan wewangian. Jadikan tempat ini area utama untuk tadarus bersama.
Pesan Kunci Ustadz Aam:
Jangan gunakan ancaman atau kemarahan jika anak belum sanggup puasa penuh. Berikan pujian pada setiap progres kecil mereka agar memori tentang Ramadan di masa kecil mereka adalah memori yang indah dan religius.
Semoga amal ibadah Anda pada Ramadan 1447 H berjalan lancar, penuh keberkahan, dan menjadi sarana peningkatan ketaqwaan yang nyata! ✨🌙

Google Ai (Mode) can make mistakes, so double-check responses.

Watch Streamed at @AamAmiruddinOfficial



Courtesy: Dr. Aam Amiruddin, M.Si. & Tim Manajemen Percikan Iman (Aam Amiruddin Official)
#MajelisPercikanIman #UstadzAamamirudin #PercikanIman #MPi #KhazanahDakwah #MasjidAlIrsyadSatya #KotaBaruParahyangan #JawaBarat #JawaBarat

Related Articles: [Show]





Bagi Sahabat(2x) yang ingin & berbagi ilmu dipersilahkan untuk melangkapi, dengan menuliskan komentar di bawah :)

Semoga Bermanfaat, Terima Kasih !!!
Jazakumullohu Khouiron Katsiron


Thanks for Stopping By !
#FreePalestine #StayHealty #BeHappy
wp-thanks



Comments

Popular posts from this blog

Marhaban Ya Ramadhan !

Kajian Aqidah MQFM - Tingkat Keimanan Sesuai Tingkat Ketakwaan bersama Ustadz Abu Yahya Purawanto

MotoGP Race - PERTAMiNA Grand Prix of Indonesia (2025) TRANS7-HD