FDD12 - Merawat Jiwa Anak Bangsa: Dari Pencegahan Bunuh Diri ke Ekosistem Kehidupan
BismillahirRahmanirRahim
MetroTV, Forum Diskusi Denpasar 12 - Edisi ke-266
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAi) mencatat bahwa Indonesia menghadapi situasi serius terkait kesehatan mental anak, termasuk meningkatnya kasus bunuh diri anak. Bahkan, Indonesia disebut memiliki angka bunuh diri anak tertinggi di Asia Tenggara. Kasus-kasus tragis, seperti kematian anak usia 10 tahun di Ngada, menjadi pengingat bahwa persoalan ini bukan sekadar isu individu, melainkan sinyal adanya krisis yang lebih dalam pada ekosistem kehidupan anak. Fenomena ini menunjukkan bahwa anak tidak jatuh dalam keputusasaan secara tiba-tiba, melainkan melalui rangkaian faktor kompleks: tekanan psikologis, kesepian, kurangnya dukungan emosional, lingkungan sosial yang tidak aman, serta minimnya sistem perlindungan dan kesehatan mental yang memadai. Menyikapi hal tersebut, Forum Diskusi Denpasar 12 (FDD12 menyelenggarakan diskusi bertemakan “Merawat Jiwa Anak Bangsa: Dari Pencegahan Bunuh Diri ke Ekosistem Kehidupan.” FDD12 merupakan diskusi yang digagas oleh Ibu Lestari Moerdijat selaku Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (Ri).
Tim Forum Diskusi Denpasar 12
Watch Streamed at @ForumDiskusiDenpasar12 || @MetroTVNews Official
Courtesy: Forum Diskusi Denpasar 12 || MetrotvNews || MEDiA GROUP © 2026
#FDD12 #LestariMoerdijat #ForumDiskusiDenpasar12 #MerawatJiwa #AnakBangsa #PencegahanBunuhDiri #Ekosistem #Kehidupan
"Merawat Jiwa Anak Bangsa: Dari Pencegahan Bunuh Diri ke Ekosistem Kehidupan" merupakan tema diskusi Forum Diskusi Denpasar 12 (FDD12) edisi ke-266 yang diselenggarakan pada Februari 2026.
Berikut adalah poin-poin utama dari isu tersebut:
Google Ai (Mode) can make mistakes, so double-check responses.
MetroTV, Forum Diskusi Denpasar 12 - Edisi ke-266
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAi) mencatat bahwa Indonesia menghadapi situasi serius terkait kesehatan mental anak, termasuk meningkatnya kasus bunuh diri anak. Bahkan, Indonesia disebut memiliki angka bunuh diri anak tertinggi di Asia Tenggara. Kasus-kasus tragis, seperti kematian anak usia 10 tahun di Ngada, menjadi pengingat bahwa persoalan ini bukan sekadar isu individu, melainkan sinyal adanya krisis yang lebih dalam pada ekosistem kehidupan anak. Fenomena ini menunjukkan bahwa anak tidak jatuh dalam keputusasaan secara tiba-tiba, melainkan melalui rangkaian faktor kompleks: tekanan psikologis, kesepian, kurangnya dukungan emosional, lingkungan sosial yang tidak aman, serta minimnya sistem perlindungan dan kesehatan mental yang memadai. Menyikapi hal tersebut, Forum Diskusi Denpasar 12 (FDD12 menyelenggarakan diskusi bertemakan “Merawat Jiwa Anak Bangsa: Dari Pencegahan Bunuh Diri ke Ekosistem Kehidupan.” FDD12 merupakan diskusi yang digagas oleh Ibu Lestari Moerdijat selaku Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (Ri).
- Tema: "MERAWAT JiWA ANAK BANGSA: DARi PENCEGAHAN BUNUH DiRi KE EKOSiSTEM KEHiDUPAN".
- Kegiatan dilaksanakan:
- Hari, Tanggal: Rabu, 25 Februari 2026 (7 Ramadhan 1447 Hijriyah)
- Pukul: 14.00 WiB - selesai.
- Pengantar: Dr. Lestari Moerdijat, S.S., M.M. (Wakil Ketua MPR Ri)
- Pembicara (Narasumber):
- Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D. (Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kemendikdasmen Ri)
- Dr. Diyah Puspitarini, S.Pd., M.Pd (Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAi)
- Shinta Sari Shaleh (Psikolog & Konsultan Kesehatan Holistik)
- Penanggap: Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, S.E., M.M.Tr. (Anggota Komisi Viii DPR Ri Fraksi Partai NasDem)
- Penutup: Saur Hutabarat (Wartawan Senior)
- Moderator: Eva Kusuma Sundari (Staf Khusus Wakil Ketua MPR Ri)
Tim Forum Diskusi Denpasar 12
Watch Streamed at @ForumDiskusiDenpasar12 || @MetroTVNews Official
Courtesy: Forum Diskusi Denpasar 12 || MetrotvNews || MEDiA GROUP © 2026
#FDD12 #LestariMoerdijat #ForumDiskusiDenpasar12 #MerawatJiwa #AnakBangsa #PencegahanBunuhDiri #Ekosistem #Kehidupan
Google Ai (Mode) Overview
"Merawat Jiwa Anak Bangsa: Dari Pencegahan Bunuh Diri ke Ekosistem Kehidupan" merupakan tema diskusi Forum Diskusi Denpasar 12 (FDD12) edisi ke-266 yang diselenggarakan pada Februari 2026.
Berikut adalah poin-poin utama dari isu tersebut:
- Urgensi Kesehatan Mental: Indonesia menghadapi situasi serius dengan meningkatnya kasus bunuh diri di kalangan anak dan remaja. Hal ini dianggap sebagai isu kebangsaan yang memerlukan solusi kolektif.
- Transisi Paradigma: Fokus beralih dari sekadar langkah pencegahan darurat menuju pembangunan ekosistem kehidupan, yaitu lingkungan yang mendukung kesejahteraan psikologis melalui peran keluarga, sekolah, dan masyarakat.
- Data Krisis: Catatan menunjukkan sekitar 20% penduduk (54 juta orang) mengalami gangguan mental emosional, dengan hampir 10% remaja pernah memiliki pemikiran bunuh diri.
- Langkah Strategis:
- Menghilangkan stigma negatif terhadap gangguan jiwa.
- Memperkuat peran keluarga sebagai ruang kasih sayang dan sekolah sebagai ruang dialog yang sehat.
- Pemanfaatan layanan bantuan seperti Hotline SEJiWA 119 ext. 8 untuk konsultasi kejiwaan.
- Advokasi melalui komunitas seperti Into The Light Indonesia untuk edukasi berbasis hak asasi manusia.
Here are top 10 websites results for exploring this topic:
- Merawat Jiwa Anak Bangsa: Dari Pencegahan Bunuh Diri ...
25 Feb 2026 — 21 likes, 2 comments - lestarimoerdijat on February 24, 2026: "Merawat Jiwa Anak Bangsa: Dari Pencegahan Bunuh Diri ke Ekosistem ...
Instagram - Lestari Moerdijat: Bunuh Diri Anak, Isu Kebangsaan yang Harus Dijawab Bersama
25 Feb 2026 — Lestari Moerdijat: Bunuh Diri Anak, Isu Kebangsaan yang Harus Dijawab Bersama.
Medcom.id - Lestari - Facebook
25 Feb 2026 — Merawat Jiwa Anak Bangsa: Dari Pencegahan Bunuh Diri ke Ekosistem Kehidupan. Demikian tema FDD12 Edisi 266 hari ini.
Facebook - Hotline pencegahan bunuh diri Indonesia 'belum ... - BBC
19 Apr 2024 — Kementerian Kesehatan menyatakan akan “terus berbenah” untuk menghadirkan layanan yang lebih baik. Sejauh ini, pemerintah Indonesia ...
BBC - Kesehatan Mental di Indonesia: Tantangan, Dampak, dan Solusi ...
18 Jun 2025 — Data terbaru Kementerian Kesehatan Ri (2023) mengungkap: 20% penduduk Indonesia (54 juta orang) mengalami gangguan mental emosiona...
Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) - Child suicide exposes Indonesia's mental health gap - 360info
Translated — Indonesia is seeing rising signs of suicidality among children as school pressure, economic stress and limited mental‑health ...
360info.org - Child Suicide Case Over School Expenses Highlights ...
Translated — As a result, children have no room to voice what they feel,” he said. Ab asserted that the state has been negligent in protecting ...
UGM - Bunuh Diri (Bundir) - Pemicu, Gejala & Cara Mencegahnya - Halodoc
23 Apr 2024 — Pencegahan Bunuh Diri * Mengenal lebih dalam tentang masalah kesehatan mental. ... * 2. Hilangkan stigma negatif seputar gangguan ...
Halodoc - Hapus Stigma, Peduli Sesama, Sayangi Jiwa | Into The Light ...
Into The Light Indonesia (Yayasan Insan Teman Langit) adalah komunitas orang muda untuk advokasi, kajian, dan edukasi pencegahan ...
Into The Light Indonesia - Pentingnya Mencegah Bunuh Diri: Menyelamatkan Nyawa ...
Program-program pencegahan yang efektif harus diterapkan di sekolah dan tempat kerja, serta upaya kolaboratif antara organisasi no... Repository UNG
Google Ai (Mode) can make mistakes, so double-check responses.
Related Articles: [Show]
Bagi Sahabat(2x) yang ingin & berbagi
dipersilahkan untuk melangkapi, dengan menuliskan komentar di bawah :)
Semoga Bermanfaat, Terima Kasih !!!
Jazakumullohu Khouiron Katsiron
Thanks for Stopping By !
#FreePalestine #StayHealty #BeHappy
Semoga Bermanfaat, Terima Kasih !!!
Jazakumullohu Khouiron Katsiron
Thanks for Stopping By !
#FreePalestine #StayHealty #BeHappy
Comments
Post a Comment
Please Notices! Write NAME (nick name) to make it easier to respond to comments that you write. Comments are rude, racist, and humiliation may not be passed and it will be deleted without warning ...
* We respect your privacy and we will never share your personal information with anyone. We will never send you SPAM emails.