SatuMejaTheForum KOMPASTV - Pelajar Tewas di Tual, Jalan Terjal Reformasi Polri
BismillahirRahmanirRahim
Kasus kekerasan yang diduga dilakukan personel Brimob di Tual, Maluku, kembali mencoreng wajah kepolisian. Peristiwa ini menambah daftar panjang dugaan kekerasan yang melibatkan aparat. Di sisi lain, kasus narkoba yang menyeret mantan Kapolres Bima semakin memperburuk citra institusi Polri di mata publik. Dengan berbagai persoalan yang terus mencuat, akankah reformasi Polri benar-benar terealisasi?
Simak pembahasannya dalam #SatuMejaTheForum episode "PELAJAR TEWAS Di TUAL, JALAN TERJAL REFORMASi POLRi" Rabu, 25 Februari 2026 (8 Ramadhan 1447 Hijriyah), pukul 20.30 WiB hanya di KompasTV!
bersama Host Yugi Arief Nugraha (PEMRED KompasTV) dan Narasumber:
Courtesy: KOMPASTV © 2025
#SatuMejaTheForum #KompasTV #SatuMejaTheForumKompasTV #PelajarTewas #JalanTerjal #ReformasiPolri
Tragedi tewasnya seorang pelajar berusia 14 tahun (AT) di Kota Tual, Maluku, pada Februari 2026 menjadi "noda hitam" terbaru yang memicu kritik keras terhadap lambatnya reformasi kultural di tubuh Polri. Kasus ini dianggap mencerminkan pola kekerasan aparat yang berulang dan kegagalan dalam menginternalisasi nilai-nilai kemanusiaan dalam tugas operasional.
Berikut adalah poin-poin utama terkait tantangan reformasi Polri dan budaya kekerasan aparat:
Google Ai (Mode) can make mistakes, so double-check responses.
Kasus kekerasan yang diduga dilakukan personel Brimob di Tual, Maluku, kembali mencoreng wajah kepolisian. Peristiwa ini menambah daftar panjang dugaan kekerasan yang melibatkan aparat. Di sisi lain, kasus narkoba yang menyeret mantan Kapolres Bima semakin memperburuk citra institusi Polri di mata publik. Dengan berbagai persoalan yang terus mencuat, akankah reformasi Polri benar-benar terealisasi?
Simak pembahasannya dalam #SatuMejaTheForum episode "PELAJAR TEWAS Di TUAL, JALAN TERJAL REFORMASi POLRi" Rabu, 25 Februari 2026 (8 Ramadhan 1447 Hijriyah), pukul 20.30 WiB hanya di KompasTV!
bersama Host Yugi Arief Nugraha (PEMRED KompasTV) dan Narasumber:
- Aryanto Sutadi (Staf Ahli POLRi)
- Muradi (Pengamat Kepolisian)
- Sulistyowati Irianto (Guru Besar FH Ui)
- Yusuf Warsyim (Komisioner KOMPOLNAS)
Courtesy: KOMPASTV © 2025
#SatuMejaTheForum #KompasTV #SatuMejaTheForumKompasTV #PelajarTewas #JalanTerjal #ReformasiPolri
Google Ai (Mode) Overview
Tragedi tewasnya seorang pelajar berusia 14 tahun (AT) di Kota Tual, Maluku, pada Februari 2026 menjadi "noda hitam" terbaru yang memicu kritik keras terhadap lambatnya reformasi kultural di tubuh Polri. Kasus ini dianggap mencerminkan pola kekerasan aparat yang berulang dan kegagalan dalam menginternalisasi nilai-nilai kemanusiaan dalam tugas operasional.
Berikut adalah poin-poin utama terkait tantangan reformasi Polri dan budaya kekerasan aparat:
- Kasus Pelajar di Tual sebagai Pemicu Kritik
- Kronologi Singkat: Korban meninggal dunia pada 19 Februari 2026 setelah diduga dipukul menggunakan helm baja oleh oknum anggota Brimob (Bripda M.S.) saat penertiban balap liar.
- Tindakan Institusi: Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka, menjalani sidang etik maraton selama 13 jam, dan dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) pada 24 Februari 2026.
- Sorotan Publik: Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHi) mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk arogansi dan mendesak penarikan pasukan Brimob dari tugas-tugas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sipil.
- Tantangan Utama Reformasi Polri
Reformasi yang dimulai sejak pemisahan Polri dari ABRi pada 1999 dinilai masih terjebak pada perubahan struktural dan instrumental, sementara aspek kultural tetap menjadi hambatan terbesar:- Budaya Militarisme yang Menetap: Meski secara formal telah menjadi polisi sipil, pola pikir militeristik dan penggunaan kekuatan berlebih (excessive force) masih sering muncul dalam penanganan konflik sosial maupun tindakan kepolisian sehari-hari.
- Masalah Akuntabilitas & Impunitas: Adanya budaya "solidaritas internal" seringkali melindungi anggota yang melanggar hukum, sehingga proses hukum terkadang dianggap tidak transparan atau hanya berhenti pada sanksi etik.
- Diskresi yang Terlalu Luas: Wewenang diskresi yang besar tanpa pengawasan eksternal yang ketat memberikan celah bagi oknum untuk melakukan tindakan represif atas penilaian pribadi di lapangan.
- Data dan Tren Kekerasan
- Statistik Kekerasan: Laporan KontraS mencatat ratusan peristiwa kekerasan setiap tahunnya. Pada periode Juli 2024–Juni 2025, tercatat sekitar 602 insiden kekerasan oleh polisi yang mengakibatkan 42 orang tewas.
- Aduan Masyarakat: Komnas HAM melaporkan bahwa Polri tetap menjadi institusi yang paling banyak diadukan oleh masyarakat terkait dugaan pelanggaran HAM (mencapai 663 aduan pada akhir 2024).
- Langkah Perbaikan yang Diperlukan
Para ahli dan lembaga swadaya masyarakat mendorong langkah konkret untuk memutus siklus kekerasan ini:- Pembenahan Kurikulum Pendidikan: Menekankan penghormatan HAM dan prinsip pelayanan publik sejak hulu pendidikan polisi.
- Penguatan Pengawasan Eksternal: Memberikan peran lebih besar kepada lembaga pengawas seperti Kompolnas dan partisipasi publik dalam memantau kinerja aparat.
- Reformasi Regulasi: Mengevaluasi peraturan perundang-undangan (seperti revisi UU Polri dan KUHAP) agar membatasi konsentrasi kekuasaan yang berlebihan.
Here are top 17 websites results for exploring this topic:
- Komisi III DPR Ri : Reformasi Polri Harus Benahi Kultur Dan ...
30 Jan 2026 — di tengah besarnya dorongan publik untuk mereformasi institusi kepolisian Kapolri Listios Sigegit Prabawa. menyebut Indonesia ...
YouTube·TVR PARLEMEN - BRiN Highlights the Urgency of Police Reform from Legal and ...
18 Dec 2025 — “The mandate of Polri as regulated in Article 30 paragraph (4) of the 1945 Constitution has not been accompanied by adequate ...
BRiN - Badan Riset dan Inovasi Nasional - Mendiagnosis Kegagalan Reformasi Kepolisian Melalui ...
15 Dec 2025 — Dalam konteks Polri, ketiadaan arsitektur reflektif tercermin dalam berulangnya kekerasan aparat dan impunitas. Data KontraS ...
joecy.org - Police violence in Indonesia is increasing: A result of systemic ...
24 Feb 2026 — The tragedy in Tual is not an anomaly. According to the Commission for Missing Persons and Victims of Violence (Kontras), the ...
Indonesia Business Post - Anggota Brimob Penganiaya Pelajar hingga Tewas di Tual ...
23 Feb 2026 — YLBHi meminta kasus ini diusut tuntas dan mendesak reformasi Polri secara menyeluruh. Sementara itu, KPAi telah berkoordinasi ...
YouTube·KOMPASTV - YLBHi Kecam Dugaan Penganiayaan Pelajar di Tual, Desak ...
23 Feb 2026 — YLBHi Kecam Dugaan Penganiayaan Pelajar di Tual, Desak Reformasi Struktural Polri - YouTube. This content isn't available. KOMPAS.
YouTube - Kasus Tewasnya Pelajar di Tual, Bripda M.S. Resmi Dipecat
24 Feb 2026 — Kasus Tewasnya Pelajar di Tual, Bripda M.S. Resmi Dipecat. ... KOMPAS PETANG - YouTube. This content isn't available. MALUKU, ...
YouTube - Aniaya Anak 14 Tahun hingga Tewas, Brimob Didesak Ditarik dari ...
22 Feb 2026 — Aniaya Anak 14 Tahun hingga Tewas, Brimob Didesak Ditarik dari Masyarakat - YouTube. This content isn't available. Ketua Yayasan ...
YouTube - THE DEFECTS OF POLiCE REFORM iN iNDONESiA
However, no meaningful effort has been taken by either the internal police or the central government to end this practice. As ...
ejournal brin - Laporan Hari Bhayangkara 2024 - kontras.org
1 Jul 2024 — Pada akhirnya, seluruh permasalahan tersebut menunjukkan bahwa cita-cita untuk menghadirkan institusi Kepolisian yang demokratis ...
kontras.org - Pukulan Helm Baja Brimob di Kepala Tewaskan Anak Berprestasi ...
21 Feb 2026 — Pukulan Helm Baja Brimob di Kepala Tewaskan Anak Berprestasi di Tual.
Kompas.id - #Two Decades Later, Police Reform Remains a Slog...
15 Sept 2025 — Currently, violence remains a significant concern for the National Police. The 2024 year-end report from the National Commission ...
Kompas.id - #Government must halt enactment of problematic Police Bill ...
15 Jul 2024 — [Joint Statement] Indonesia: Government must halt enactment of problematic Police Bill, guarantee civil society participation in ...
kontras.org - #Tumpas Kritik Budaya Internal Polri dalam Pertemuan dengan ...
2 Dec 2025 — solidaritas melindungi teman-teman yang melakukan pelanggaran hukum. kejahatan itu kemudian sangat menonjol kemudian dilindungi ...
YouTube·Tribunnews - #Kekerasan Berulang di Institusi Kepolisian, Mengapa ...
24 Feb 2026 — Negara, menurut iCJR, wajib memastikan proses hukum berjalan secara independen dan imparsial. Langkah yang didorong antara lain: ...
Kompas.com - #Indonesian police officer charged after teen dies from alleged ...
Translated — A 14-year-old boy has died in the eastern Indonesian city of Tual, Maluku, after his head was allegedly struck with a steel helmet...
The Online Citizen - #Brimob Tersangka Kasus Pelajar Tewa5, Noda Hitam Bagi ...
23 Feb 2026 — Brimob Tersangka Kasus Pelajar Tewa5, Noda Hitam Bagi Polri di Tengah Upaya Reformasi - YouTube. This content isn't available.
... YouTube·KOMPASTV JAWA BARAT
Google Ai (Mode) can make mistakes, so double-check responses.
Related Articles
- iLCTalkshow - Polemik Rangkap Jabatan POLRi // Peraturan KAPOLRi Menabrak Putusan MK: Mana Yang Lebih Kuat?
- SatuMejaTheForum KOMPASTV - Menguji Taji Komisi Percepatan Reformasi POLRi
- SatuMejaTheForum KOMPASTV - Menanti Janji Reformasi POLRi
- Rakyat Bersuara iNEWS - #Reformasi POLRi, Siapa Pegang Kendali?
- SatuMejaTheForum KOMPASTV - Bentuk Tim Reformasi, POLRi Benahi Diri Sendiri?
- SatuMejaTheForum KOMPASTV - Di Balik Rencana Reformasi POLRi
Bagi Sahabat(2x) yang ingin & berbagi
dipersilahkan untuk melangkapi, dengan menuliskan komentar di bawah :)
Semoga Bermanfaat, Terima Kasih !!!
Jazakumullohu Khouiron Katsiron
Thanks for Stopping By !
#FreePalestine #StayHealty #BeHappy
Semoga Bermanfaat, Terima Kasih !!!
Jazakumullohu Khouiron Katsiron
Thanks for Stopping By !
#FreePalestine #StayHealty #BeHappy
Comments
Post a Comment
Please Notices! Write NAME (nick name) to make it easier to respond to comments that you write. Comments are rude, racist, and humiliation may not be passed and it will be deleted without warning ...
* We respect your privacy and we will never share your personal information with anyone. We will never send you SPAM emails.